BOJONEGORO – Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (13/3/2026) malam sempat menyebabkan akumulasi air di beberapa ruas jalan protokol. Mengantisipasi terjadi genangan air tinggi , pasukan siaga banjir Dinas PUSDA bergerak cepat melakukan pempanisasi air genangan untuk memastikan air segera turun sepanjang jalan protokol agar kelancaran mobilitas masyarakat tetap berjalan
Berdasarkan laporan tim di lapangan, hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi berlangsung sejak pukul 18.58 WIB hingga 20.55 WIB. Titik-titik krusial yang mengalami genangan segera mendapatkan intervensi teknis:
Jl. Panglima Sudirman: Genangan air muncul pada pukul 19.36 WIB dengan ketinggian awal 20 sampai 30 cm pada pukul 20.30 WIB. Dua unit pompa portabel dioperasikan secara simultan mulai pukul 19.35 WIB. Langkah ini efektif menurunkan debit air hingga status genangan dinyatakan surut total pada pukul 21.41 WIB.
Jl. Pattimura: Genangan terpantau mulai pukul 20.14 WIB dengan ketinggian 10–15 cm. Satu unit pompa portabel segera diaktifkan pada pukul 20.15 WIB. Berkat tindakan cepat pasukan siaga banjir di lapangan, air berhasil dibuang ke saluran pembuangan utama dan lalu lintas kembali normal pada pukul 21.56 WIB.
Jl. Hartono: pemantauan telah dilakukan sejak pagi hari (08.31–09.35 WIB), hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur wilayah Jl. Hartono sejak pukul 19:20 WIB. Pompa air dioperasikan untuk meminimalisir terjadinya genangan dan mesin pompa berhenti beroperasi pukul 22:05 WIB setelah situasi terpantau aman.
Selain melakukan penanganan di titik genangan, pasukan siaga banjir juga secara intensif memantau kondisi di Gg. Irigasi dan Jl. Hartono. Di kawasan Gg. Irigasi , dua unit pompa dioperasikan hingga pukul 21.47 WIB guna memastikan aliran tidak mengalami penyumbatan.
Hingga saat ini, seluruh ruas jalan yang sempat tergenang telah dinyatakan surut dan dapat dilalui oleh kendaraan dengan normal. Pihak tim lapangan menegaskan bahwa seluruh personel dan peralatan pendukung tetap dalam posisi siaga penuh.
"Kami terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan banjir. Prioritas utama kami adalah meminimalisir genangan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman," ungkap perwakilan tim piket di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan senantiasa menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing guna mendukung kelancaran sistem pembuangan air kota.
Dokumentasi :
|
|
|
|
|
Sangat Puas
100 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |