Bojonegoro, 13 November 2025 — Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Kabupaten Bojonegoro bersama Tim Ahli Embung Pertamina, Ademos, dan Staf Bupati Bojonegoro melakukan verifikasi lapangan terhadap tiga lokasi usulan pembangunan embung desa yang diajukan melalui program CSR Pertamina. Kegiatan ini dilakukan di tiga kecamatan, yaitu Sekar, Kedungadem, dan Purwosari.

Verifikasi ini merupakan tindak lanjut dari program penguatan infrastruktur air desa melalui pembangunan embung yang bertujuan mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta menyediakan tampungan air yang berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan. Kegiatan lapangan ini bertujuan menilai kelayakan teknis, potensi manfaat, dan kecocokan lokasi yang diusulkan oleh pemerintah desa, sekaligus memberikan arahan penyempurnaan sebelum masuk pada tahap finalisasi proposal.

Desa Klino, Kecamatan Sekar: Pembangunan Embung Disetujui, Dua Lokasi Diusulkan


Di Desa Klino, tim menemukan potensi besar untuk pengembangan embung sebagai penopang irigasi pertanian. Tim Ahli Embung Pertamina merekomendasikan agar pembangunan difokuskan pada pelebaran embung Dusun Gayam seluas ±1 hektare di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD). Lokasi ini dinilai memiliki topografi ideal dan kondisi tanah yang sangat subur untuk menunjang kebutuhan pertanian masyarakat.

Selain itu, Embung Dusun Krajan juga dinilai layak dibangun sesuai luasan yang diusulkan desa. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Desa Klino dianjurkan menyusun proposal usulan susulan yang memuat dua rencana sekaligus: pelebaran Embung Dusun Gayam serta pembangunan Embung Dusun Krajan dalam satu dokumen usulan CSR. 

 

Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem: Usulan Direvisi, Lokasi Baru Lebih Potensial

 

 

Verifikasi lokasi di Desa Tondomulo memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara usulan awal dengan kondisi lapangan. Lokasi yang sebelumnya diajukan ternyata merupakan bendung Sungai Kedungbledo, sehingga tidak sesuai untuk pembangunan embung.

Berdasarkan kajian topografi, Tim Ahli Embung merekomendasikan lokasi alternatif di kawasan perbukitan yang berada tidak jauh dari titik awal usulan. Lokasi ini berada di atas lahan Perhutani dan dinilai lebih potensial sebagai tampungan air.

Kepala Desa Tondomulo menyatakan kesiapannya untuk segera menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Perhutani guna membahas perubahan lokasi tersebut. Pemerintah desa juga akan menyampaikan tindak lanjut hasil koordinasi sebagai bagian dari penyempurnaan proposal.

 

 

Desa Pojok, Kecamatan Purwosari: Lokasi Alternatif Dinilai Punya Manfaat Lebih Besar

 

 

Tim verifikasi meninjau lokasi usulan embung di lahan TKD Desa Pojok seluas ±2.500 m² yang berada di tengah area persawahan. Lokasi tersebut dinilai layak, namun Tim Ahli Embung Pertamina menawarkan opsi lokasi alternatif yang dianggap lebih strategis dan memiliki luasan lebih besar, yaitu lahan TKD di sebelah Balai Desa Pojok seluas ±4.000 m².

Pemerintah Desa Pojok menyatakan dukungan penuh terhadap rekomendasi tersebut dan siap menyusun proposal usulan ulang sesuai arahan tim ahli. Dengan lokasi yang lebih luas dan akses yang lebih mudah, pembangunan embung di titik alternatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

 

 

Tindak Lanjut

Secara umum, ketiga lokasi usulan embung memiliki potensi kuat untuk dikembangkan melalui pendanaan CSR Pertamina. Namun, masing-masing lokasi memerlukan penyesuaian teknis dan revisi dokumen usulan. Pemerintah desa akan segera menyelesaikan proposal revisi dan mengirimkannya sebelum bulan Desember sebagai dasar pembahasan lanjutan tim ahli Pertamina.

Pembangunan embung desa melalui kolaborasi PUSDA, Pertamina, dan pemerintah desa merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan air dan mendukung ekonomi pertanian di Bojonegoro. Dengan proses verifikasi yang cermat, program ini diharapkan menghasilkan infrastruktur air yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.


By Admin
Dibuat tanggal 21-11-2025
142 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %