Penanganan Genangan Air di Wilayah Kota Bojonegoro: Kolaborasi Dinas PUSDA, BPBD dan PKPCK

Penanganan Genangan Air di Wilayah Kota Bojonegoro: Kolaborasi Dinas PUSDA, BPBD dan PKPCK

Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air

Tim Publikasi Informasi Publik

05 Desember 2025 2 min baca 0 kali
Penanganan Genangan Air di Wilayah Kota Bojonegoro: Kolaborasi Dinas PUSDA, BPBD dan PKPCK
Penanganan Genangan Air di Wilayah Kota Bojonegoro: Kolaborasi Dinas PUSDA, BPBD dan PKPCK

Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi pada Jumat, 5 Desember 2025, menyebabkan terjadinya genangan air di beberapa titik wilayah Kota Bojonegoro, khususnya di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Patimura. Melihat situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera melakukan langkah cepat untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Dalam penanganan lapangan tersebut, hadir langsung Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, yang melakukan pemantauan dan koordinasi di lokasi genangan air. Beliau didampingi oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PUSDA), Helmy Elisabeth, serta personil gabungan dari pasukan PU SDA,  BPBD dan Dinas PKPCK.

Tindakan Penanganan di Lokasi

Dari foto dokumentasi di lapangan, tampak para petugas bekerja di tengah hujan dengan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jas hujan dan sepatu boot. Beberapa langkah yang dilakukan di lokasi antara lain:

  • Pengecekan saluran drainase yang mengalami penyumbatan.
  • Pemasangan pompa portabel untuk mempercepat surutnya genangan.
  • Pembersihan sampah dan sedimen yang menghambat aliran

Pada titik jalan Patimura,  terlihat petugas PU SDA, BPBD dan Dinas PKPCK melakukan pengecekan debit air sekaligus memastikan aliran menuju saluran utama dapat berjalan lancar.

 

Kolaborasi dan Respons Cepat Pemkab Bojonegoro

Kehadiran langsung Pemkab Bojonegoro menunjukkan komitmen dalam merespons cepat potensi banjir maupun genangan air di wilayah perkotaan. Kolaborasi antara Dinas PUSDA,  BPBD dan Dinas PKPCK  menjadi kunci utama dalam penanganan kondisi darurat seperti curah hujan tinggi.


Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah juga memberikan arahan kepada petugas agar penanganan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, termasuk evaluasi infrastruktur drainase di kawasan yang rawan genangan.